Ini hanya ide yang buruk´ – Presiden UEFA Ceferin mengulangi penentangan terhadap rencana Piala Dunia dua tahunan – XenBet

Presiden UEFA Aleksander Ceferin telah menegaskan kembali penentangannya terhadap rencana Piala Dunia dua tahunan FIFA karena ia yakin proposal itu akan gagal karena “itu hanya ide yang buruk”.

FIFA, yang dipimpin oleh kepala pengembangan sepak bola global Arsene Wenger, telah mempromosikan gagasan agar Piala Dunia berubah format dan diadakan setiap dua tahun.

FIFA melaporkan kepada asosiasi anggotanya pada pertemuan puncak global mereka pada 20 Desember bahwa perubahan itu akan membuat sepak bola lebih kaya $4,4 miliar selama siklus empat tahun pertama.

Angka itu kemudian akan naik menjadi $6,6 miliar, menurut presiden FIFA Gianni Infantino, jika setiap konfederasi juga mengubah kompetisi regionalnya menjadi dua tahunan, sementara FIFA mengklaim sebagian besar anggotanya mendukung rencana tersebut.

Tapi UEFA, bersama dengan CONMEBOL Amerika Selatan, terus menentang keras usulan perubahan pada acara pameran sepak bola dunia itu.

“Eropa dan Amerika Selatan menentang [the plan] dan mereka adalah satu-satunya [continents with] Pemenang Piala Dunia dalam sejarah,” kata Ceferin kepada wartawan di Expo 2020 Dubai Fair, Kamis.

“Masalahnya, Piala Dunia harus setiap empat tahun sekali agar menarik.

Kedua, jika setiap dua tahun, itu akan mengkanibal sepakbola wanita karena itu akan terjadi pada tahun yang sama dengan sepakbola wanita. [World Cup’, other sports, the Olympic Games – many mistakes.

“It’s simply a bad idea and it will not happen because it is a bad idea, not because we are opposing it.”

Olympic joy boosts Brazil & Canada
Small-sided success for Portugal & RFU
Fennecs flourish in Qatar

We look back on a memorable year of FIFA tournaments #Tokyo2020 | #FutsalWC | #BeachSoccerWC | #FIFArabCup

https://t.co/ZbJ4nJj1qq pic.twitter.com/Xb6E5pobGr

— FIFA.com (@FIFAcom) December 30, 2021

Ceferin’s comments come after the two governing bodies clashed ahead of FIFA holding its global summit with national associations earlier in December.

FIFA published results from a study that claimed the majority of football fans would like to see more frequent World Cups. UEFA, however, said an independent survey called proposals “alarming” just hours before.

The International Olympic Committee (IOC) is also part of a growing list of opposition, which includes Kylian Mbappe and Robert Lewandowski after the pair raised concerns earlier in the week, all of whom fear the impact of the changes on the world’s sporting calendar.

“Why are the Olympic Games every four years? Because it’s an event that you have to look forward [to], bahwa Anda harus menunggu [for], dan Anda harus menikmatinya,” tambah Ceferin.

Sumber artikel

Author: Heidi Porter