Juve tidak memainkan sepakbola yang bagus´ – Dybala mengungkapkan rasa frustrasinya saat masalah kontrak bergemuruh – XenBet

Paulo Dybala mengatakan Juventus “tidak memainkan sepakbola yang baik” setelah menolak untuk merayakan golnya dalam kemenangan 2-0 Serie A atas Udinese pada Sabtu.

Masa depan Dybala diragukan karena kontrak penyerang Argentina itu berakhir pada akhir musim dan pemain berusia 28 tahun itu telah dikaitkan dengan kepindahan ke rival Serie A, Inter.

Dia tidak merayakan gol pembukanya dalam kemenangan di Allianz Stadium, melainkan menatap tajam ke arah tribun.

Ditanya apakah itu sinyal kepada direktur klub mengenai negosiasi kontrak, Dybala dengan datar mengatakan kepada Sky Sport Italia: “Saya mengundang seorang teman dan tidak bisa melihatnya. Ada banyak orang di atas sana yang menonton dan saya tidak dapat menemukannya.”

Setelah ditanya apakah dia mengatakan yang sebenarnya, Dybala menjawab: “Saya tidak tahu, itu terserah Anda. Ada banyak cerita, dan banyak hal terjadi yang saya lebih suka untuk tidak membicarakannya.”

FT | | Sebuah gol di setiap babak untuk mengamankan poin maksimum! #JuveUdinese #FinoAllaFine #ForzaJuve pic.twitter.com/EwDabYeJEK

— JuventusFC (@juventusfcen) 15 Januari 2022

Hasil tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Juve menjadi delapan pertandingan – hanya Inter yang memiliki catatan waktu lebih lama (12) – sementara mereka menyamakan poin dengan Atalanta yang berada di urutan keempat saat mereka mengejar tempat kualifikasi Liga Champions.

Sejak awal November, Juve telah memperoleh 26 poin di Serie A – lebih banyak dari tim mana pun dalam periode ini, meskipun Inter (25) dan Atalanta (22) telah memainkan dua pertandingan lebih sedikit.

Dybala kurang melengkapi tentang gaya bermain Juve, dan mengatakan mereka harus fokus bekerja lebih keras daripada lawan mereka selama bulan-bulan penutupan musim.

“Saya pikir kami bermain bagus. Kami harus berusaha lebih konsisten setelah mencetak gol, karena terlalu sering kami mencetak gol dan kemudian mulai lebih banyak bertahan, menjadi takut menyerang, dan kami tidak bisa terus melakukan itu,” tambahnya.

“Kami adalah Juventus, tentu saja kami sedang mengejar tiket Liga Champions dan harus berusaha untuk menang. Kami tidak memainkan sepakbola yang bagus; itu bukan kekuatan kami, jadi kami harus fokus pada rasa lapar dan berusaha berlari lebih keras dari orang lain.”

Juve selanjutnya beraksi pada hari Selasa ketika mereka menjamu Sampdoria di babak 16 besar Coppa Italia.

Sumber artikel

Author: Heidi Porter